
Bengkulu,7 September 2025 – Paska terjadinya insiden berdarah yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia pada tahun 2024 di lokasi warung remang -remang(Warem) di desa talang durian Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma,masih saja beraktivitas dan meresahkan masyarakat.
Padahal aktivitas Warem tersebut sempat di tutup oleh aparat penegak hukum dan Pemda kabupaten seluma,namun sayangnya saat ini telah beroperasi kembali sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat desa sekitar.
Berdasarkan informasi yang didapatkan dari salah satu warga desa sekitar Jum’at (5/9) inisial (s) mengatakan kepada awak media bahwa masyarakat sangat resa sejak beraktivitas nya kembali Warem di wilayah desa mereka.
“Sebenarnya kami masyarakat desa sekitar sangat resa dengan keberadaan warung remang-remang di wilayah sini,dengan adanya Warem tersebut sangat berdampak negatif bagi anak anak muda dan para suami.”ujarnya”
Pasalnya” bukan hanya menyediakan minuman keras (miras) namun juga diduga menyediakan tempat portitusi bagi para lelaki hidung belang.sebagai masyarakat desa sekitar kami menduga aktivitas Warem di desa talang durian di bekengi oknum sehingga para aparat penegak hukum dan Pemda kabupaten seluma seakan tutup mata dan memperbolehkan adanya aktivitas Warung remang-remang tersebut.”tegas S”
Lebih lanjut S mengatakan”sebagai masyarakat desa sekitar yang telah resah dengan keberadaan 4 warung remang-remang sebagai ajang portitusi di wilayah desa talang durian,kami berharap agar gubernur provinsi Bengkulu,bapak Kapolda,untuk menindaklanjuti dan menutup aktivitas Warem tersebut.
Pewarta(Red)

